Bob (Leonardo DiCaprio), seorang revolusioner yang kini rapuh dan dikepung paranoia akibat pengaruh obat-obatan, hidup terasing di luar peradaban bersama putrinya yang ceria dan mandiri, Willa (Chase Infiniti). Kehidupan mereka yang tenang berubah drastis ketika musuh lama Bob (Sean Penn) muncul kembali setelah 16 tahun menghilang, membawa ancaman yang membayangi masa lalu. Saat Willa tiba-tiba menghilang, Bob terpaksa menghadapi ketakutannya dan kembali ke dunia yang pernah ia tinggalkan demi mencari putrinya.
sebagai Driver
sebagai Neighbor
sebagai Bob Ferguson
sebagai Courthouse Security
sebagai Lawyer
sebagai Deandra
sebagai ...
sebagai ...
sebagai Grandma Jennie
sebagai Immigrant
sebagai Immigrant
sebagai MKU
sebagai Sheriff Detective
sebagai Soldier
sebagai ...
sebagai Driver
sebagai Driver
sebagai Passerby
sebagai BTR Agent
sebagai Passerby
Plot berjalan lambat di awal, baru terasa hidup di segmen kedua yang penuh aksi kejar-kejaran dan kerusuhan. Set dan skala produksi megah, musik serta humor segar lewat dialog menghidupkan karakter. Isu global diangkat relevan, menyorot perlawanan terhadap arogansi pemerintah. Film ini dipandang sebagai salah satu karya penting tahun ini.
One Battle After Another mencentang semua syarat tontonan terbaik, dari naskah, eksekusi, hingga akting para pemeran. Paul Thomas Anderson sukses menyeimbangkan semua elemen, menjadikan film berdurasi nyaris tiga jam ini terasa padat, emosional, dan tidak membosankan. Paket lengkap hiburan dan komentar sosial, film ini layak diganjar Oscar.
One Battle After Another menampilkan performa terbaik DiCaprio sejak The Revenant, chemistry cast yang alami, visual VistaVision dan 70mm yang memukau, serta ritme cepat, meski satire politiknya terasa repetitif dan subplot ayah-anak kurang dalam.
Belum ada ulasan dari pengguna.