Nilai Kritikus
95 /100
3 Kritikus

Distribusi Nilai

0%
1
0%
2
0%
3
0%
4
0%
5
0%
6
0%
7
0%
8
33%
9
67%
10

Ulasan Kritikus

Plot berjalan lambat di awal, baru terasa hidup di segmen kedua yang penuh aksi kejar-kejaran dan kerusuhan. Set dan skala produksi megah, musik serta humor segar lewat dialog menghidupkan karakter. Isu global diangkat relevan, menyorot perlawanan terhadap arogansi pemerintah. Film ini dipandang sebagai salah satu karya penting tahun ini.

One Battle After Another mencentang semua syarat tontonan terbaik, dari naskah, eksekusi, hingga akting para pemeran. Paul Thomas Anderson sukses menyeimbangkan semua elemen, menjadikan film berdurasi nyaris tiga jam ini terasa padat, emosional, dan tidak membosankan. Paket lengkap hiburan dan komentar sosial, film ini layak diganjar Oscar.

One Battle After Another menampilkan performa terbaik DiCaprio sejak The Revenant, chemistry cast yang alami, visual VistaVision dan 70mm yang memukau, serta ritme cepat, meski satire politiknya terasa repetitif dan subplot ayah-anak kurang dalam.

Showing 1 to 3 of 3 entries