Dhurandhar: The Revenge

Dhurandhar: The Revenge

Nilai Kritikus
70 /100
1 Kritikus
Nilai Pengguna
8 /10
68 Pengguna
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Hamza Ali Mazari memburu Mayor Iqbal demi membongkar sistem kejahatan di Pakistan. Dalam perjalanan misinya, masa lalu Hamza terungkap, menunjukkan sejarah yang membentuk tekadnya yang tak tergoyahkan untuk menegakkan keadilan.

Sutradara

Aditya Dhar

Penulis

Aditya Dhar

Link Nonton

Loading
Dhurandhar The Revenge Official Hindi Trailer | Ranveer S | Aditya D | In Cinemas 19 March 2026
Dhurandhar The Revenge Official Hindi Trailer | Ranveer S | Aditya D | In Cinemas 19 March 2026

03:26

10 Maret 2026

Sara Arjun

sebagai Yalina Jamali

Akshaye Khanna

sebagai Rehman Dakait

Ranveer Singh

sebagai Hamza Ali Mazari

Arjun Rampal

sebagai Major Iqbal

Sanjay Dutt

sebagai S.P. Choudhary Aslam

Madhavan

sebagai Ajit Sanyal

Rakesh Bedi

sebagai Jameel Jamali

Gaurav Gera

sebagai Mohammad Aalam

Saumya Tandon

sebagai Ulfat

Danish Pandor

sebagai Uzair Baloch

Manav Gohil

sebagai Sushant Bansal

Naveen Kaushik

sebagai Donga

Akash Khurana

sebagai Devavrat Kapoor

Teknis luar biasa, visual gelap-realistik, aksi brutal, musik intens, editing rapi walau agak lambat di tengah. Ranveer Singh tampil gila-gilaan, chemistry memanas, dunia espionage kompleks tapi tetap mudah diikuti. Durasi hampir 4 jam bikin lelah, subplot politik bertele-tele, kekerasan dan propaganda nasionalis kelewat kentara, twist mudah ditebak. Blockbuster berani, emosional, tapi bukan film sempurna.

tomi_z
tomi_z
23 Maret 2026
8

Meski film ini bukan sekuel langsung, melainkan lanjutan cerita setelah jeda, sensasi chaos yang membuat bagian pertama begitu menarik terasa sedikit berkurang di sini. Mungkin karena absennya Akshaye Khanna. Namun, penampilan Ranveer Singh sebagai Jaskirat sangat solid dan autentik, membuat penonton benar-benar lupa bahwa ia sedang berakting. Pengaruh film ini terhadap tren aksi di sinema India terasa besar, terutama dengan aksi yang realistis, jauh dari gaya berlebihan yang sering terlihat belakangan ini. Pertarungan Hamza dengan teman masa kecil serta puncak aksi antara Arjun Rampal dan Ranveer disajikan dengan mentah dan intens, membuat tegang karena terasa nyata. Aditya Dhar patut diapresiasi karena mengutamakan aksi nyata daripada CGI, membuat suasana film lebih imersif dan intens tanpa perlu diselipi lagu atau romansa yang memecah fokus cerita. Para pemeran pendukung juga bersinar, terutama Rakesh Bedi dan Arjun Rampal yang tampil meyakinkan sebagai penjahat. Walau begitu, penggunaan kekerasan yang ekstrem seperti pemenggalan rasanya terlalu berlebihan dan tidak dibutuhkan untuk membangun ketegangan. Penyisipan lagu lama dan footage asli memberikan sentuhan tersendiri pada narasi. Sederhananya, film ini menawarkan inovasi aksi dan kejutan yang konsisten, dengan beberapa elemen yang mungkin terasa kurang nyaman bagi sebagian penonton.