Para Perasuk

Para Perasuk

Nilai Kritikus
80 /100
3 Kritikus
Nilai Pengguna
7.9 /10
46 Pengguna
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Latas, sebuah desa kecil di pinggiran kota, terkenal dengan tradisi pesta kerasukan yang telah diwariskan turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam kehidupan serta hiburan warganya. Ketika mata air keramat, tempat para Perasuk mencari roh, terancam digusur, Bayu (Angga Yunanda) bertekad menjadi Perasuk utama demi memimpin pesta besar untuk mengumpulkan dana menebus mata air tersebut. Dalam perjalanannya, Bayu menyadari bahwa ambisi saja tak cukup untuk menjadi Perasuk sejati maupun menyelamatkan desa yang ia cintai.

Sutradara

Wregas Bhanuteja

Link Nonton

Loading
PARA PERASUK | Official Trailer | 23 April 2026 di Bioskop
PARA PERASUK | Official Trailer | 23 April 2026 di Bioskop

02:25

08 April 2026

Angga Yunanda

sebagai Bayu

Maudy Ayunda

sebagai Laksmi

Anggun C Sasmi

sebagai Guru Asri

Darmawan Dadijono

sebagai Kakek Banar

Yudi Ahmad Tajudin

sebagai Pakde Rahmat

Aryudha Fasha

sebagai Bang Yoga

Nina R Sartono

sebagai Tante Bayu

Abita Raihan Daffa

sebagai Sepupu Bayu

Ganindra Bimo

sebagai Fahri

Untung Basuki

sebagai Pak Dawuri

Ivonne Dahler

sebagai Bu Nana

Aimee Janice

sebagai Sepupu Bayu

Buyung Ispramadi

sebagai Pelamun senior

Chicco Kurniawan

sebagai Pawit

Indra Birowo

sebagai Bapak Bayu

Glen Michael

sebagai Penyusup

Reza Rusandi

sebagai Sepupu Bayu

Bryan Elmi Domani

sebagai Ananto

Wregas sukses menggocek bayangan horor lewat pertunjukan eksperimental nan teatrikal. Walau dialek Desa Latas mengganjal dan tak konsisten, visual cantik Gunnar Nimpuno serta totalitas Maudy Ayunda hingga Anggun C Sasmi tetap memukau. Pesta rakyat ini menjadi pengalaman sinematik utuh yang tajam, meski mungkin tidak mudah dicerna semua orang.

Para Perasuk tampil nyeleneh nan absurd, namun tak setajam Penyalin Cahaya. Narasinya melelahkan dengan konflik yang kurang menggigit dan tidak cukup menampar. Meski sinematik serta scoring-nya unik, film ini terjebak stagnasi orbit festival oriented. Bukan karya terbaik Wregas, tapi eksplorasi visualnya yang random tetap berpotensi kuat tembus shortlist FFI 2026.

Awalnya terasa aneh, bahkan beberapa jokes terasa cringe. Namun, alam sambetan Wregas justru jadi ruang reflektif yang imersif. Akting Maudy Ayunda totalitas di kandang ayam, performa Anggun ikonik, dan Bryan Domani tetap memesona meski "menjamet". Visualnya punya identitas solid lewat sinematografi khas, walaupun CGI di beberapa adegan masih terasa kurang mulus.

Terakhir Dilihat