Tiba-tiba Setan menawarkan cerita ringan dengan humor receh yang kelewat sering, plot dan logika yang serba instan, serta pengenalan karakter yang terburu-buru. Sinematografi oke tapi aman-aman saja, jumpscare dan scoring kurang nendang. Hanya Oki Rengga dan Lolox yang sedikit menyelamatkan film horor komedi yang sebenarnya anyep ini.
Tiba-Tiba Setan menawarkan alur sederhana yang mudah diikuti, dengan transisi masa kini-masa lalu yang rapi. Horornya kurang terasa kuat, tapi jumpscare lumayan mengagetkan. Komedi paling hidup dari chemistry Oki Rengga-Lolox, sementara karakter lain kurang dieksplorasi. Visual aman, tidak istimewa. Cocok jadi hiburan ringan, tanpa perlu mikir keras.