Pertemuan tak terduga membangkitkan kembali kenangan manis dan pahit akan cinta lama. Di Seoul tahun 2008, Eun Ho dan Jeong Won dipertemukan takdir di sebuah bus menuju kampung halaman, memulai persahabatan yang tak terduga. Di tengah kesibukan dan kelelahan hidup kota, mereka saling berbagi mimpi besar dan merasakan cinta yang luar biasa. Namun, kenyataan hidup yang keras akhirnya memisahkan mereka. Lebih dari satu dekade kemudian, keduanya tanpa sengaja bertemu kembali dalam penerbangan menuju Korea, dan bersama-sama mengenang waktu yang telah hilang.
sebagai Jeong-won
sebagai Nightclub leader
sebagai College Senior
sebagai Eun-ho
Kolaborasi epik Choi Woo-shik dan Kim Ji-won ini menampar realita lewat dialog jujur dan akting micro-expression yang rapuh. Alur non-linear dengan kontras warna tajam memaksa penonton berdamai dengan masa lalu. Bukan sekadar drama balikan, ada akhir dewasa tanpa balutan dongeng. Ceritanya murni soal proses menerima bahwa beberapa orang hanya hadir sebagai kenangan.
Cinta Eun Ho dan Jeong Won dimulai dengan pertemuan puitis, berlanjut lewat media sosial, tapi akhirnya harus berpisah karena sering bertengkar. Chemistry Moon Ga Young dan Koo Kyo Hwan patut diacungi jempol, terasa alami meski beda usia jauh. Penutupannya menyentuh, pertemuan 10 tahun kemudian memberi mereka kesempatan saling memaafkan.
Permainan warna kontras bikin emosi naik-turun, dari hangat penuh harapan sampai dingin menyayat. Cerita sederhana, membumi, tanpa drama berlebihan, terasa nyata lewat detail kecil. Akting Moon Ka Young dan Koo Kyo Hwan solid, chemistry natural, emosinya nancep. Bukan film semua orang, tapi yang relate bakal gloomy setelah nonton.
Belum ada ulasan dari pengguna.