5 Centimeters Per Second

5 Centimeters Per Second

Judul asli: 秒速5センチメートル
Nilai Kritikus
70 /100
1 Kritikus
Nilai Pengguna
7.1 /10
14 Pengguna
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Setelah pindah ke SD yang sama, Takaki dan Akari menjadi sahabat dekat. Namun, kehidupan mereka berubah saat keluarga masing-masing harus pindah ke kota lain. Setelah setahun berpisah, Takaki berencana menemui Akari kembali. Dalam perjalanan kereta dari Tokyo, Takaki dihantui kenangan masa lalu, sementara waktu pertemuan dengan Akari semakin dekat. Takaki dan Akari mulai mempertanyakan apakah mereka benar-benar bisa bertemu kembali dan mengungkapkan perasaan yang selama ini mereka simpan. Kisah mereka pun terhubung dalam tiga kisah cinta dan kehilangan kepolosan seiring berjalannya waktu.

Sutradara

Yoshiyuki Okayama

Link Nonton

Loading
劇場用実写映画『秒速5センチメートル』予告2|主題歌 米津玄師「1991」【10月10日(金)公開】
劇場用実写映画『秒速5センチメートル』予告2|主題歌 米津玄師「1991」【10月10日(金)公開】

01:31

16 Januari 2026

Keiko Horiuchi

sebagai Shikiko Tamura

Takashi Okabe

sebagai Kunihiko Kubota

Junki Tozuka

sebagai Nao Sakai

Hokuto Matsumura

sebagai Takaki Tohno

Seina Nakata

sebagai Asami Kaneko

Mitsuki Takahata

sebagai Akari Shinohara

Yuzu Aoki

sebagai Takaki Tohno (Remaja)

Himi Satô

sebagai Sumito Ohashi

Noa Shiroyama

sebagai Akari Shinohara (Kecil)

Hidetaka Yoshioka

sebagai Ryuichi Ogawa

Mai Kiryû

sebagai Risa Mizuno

Nana Mori

sebagai Kanae Sumida

Ayana Shiramoto

sebagai Shoko Sunasaka

Aoi Miyazaki

sebagai Midori Koshimizu

Haruto Ueda

sebagai Tohno Takaki (Kecil)

Kentarô Tamura

sebagai Sojiro Toda

Adaptasi ini berani "nakal" lewat alur non-linear yang lebih berat dan nyata layaknya novel Haruki Murakami. Visualnya indah meski ritme sempat melambat akibat durasi panjang. Poin plusnya, ada closure lebih jelas yang menjawab pertanyaan menggantung di versi anime. Sebuah refleksi dewasa yang menenangkan luka lama lewat keberanian melepaskan masa lalu.

fitrih
fitrih
14 Februari 2026
7

Ada perasaan campur aduk pas nonton ini. Secara visual, sinematografinya luar biasa jernih dan estetik, jauh melampaui versi animenya. Tapi entah kenapa, "nyawa" dari ceritanya malah nggak sekuat aslinya.

Mungkin karena tim produksi mencoba masukin banyak hal baru, jadi vibes melankolis yang khas malah berkurang. Tetap sebuah adaptasi yang layak diapresiasi, cuma ya itu, sulit rasanya buat nggak ngebandingin sama versi aslinya yang udah legendaris.

Terakhir Dilihat