Setelah pindah ke SD yang sama, Takaki dan Akari menjadi sahabat dekat. Namun, kehidupan mereka berubah saat keluarga masing-masing harus pindah ke kota lain. Setelah setahun berpisah, Takaki berencana menemui Akari kembali. Dalam perjalanan kereta dari Tokyo, Takaki dihantui kenangan masa lalu, sementara waktu pertemuan dengan Akari semakin dekat. Takaki dan Akari mulai mempertanyakan apakah mereka benar-benar bisa bertemu kembali dan mengungkapkan perasaan yang selama ini mereka simpan. Kisah mereka pun terhubung dalam tiga kisah cinta dan kehilangan kepolosan seiring berjalannya waktu.
sebagai Shikiko Tamura
sebagai Kunihiko Kubota
sebagai Nao Sakai
sebagai Takaki Tohno
sebagai Asami Kaneko
sebagai Akari Shinohara
sebagai Takaki Tohno (Remaja)
sebagai Sumito Ohashi
sebagai Akari Shinohara (Kecil)
sebagai Ryuichi Ogawa
sebagai Risa Mizuno
sebagai Kanae Sumida
sebagai Shoko Sunasaka
sebagai Midori Koshimizu
sebagai Tohno Takaki (Kecil)
sebagai Sojiro Toda
Adaptasi ini berani "nakal" lewat alur non-linear yang lebih berat dan nyata layaknya novel Haruki Murakami. Visualnya indah meski ritme sempat melambat akibat durasi panjang. Poin plusnya, ada closure lebih jelas yang menjawab pertanyaan menggantung di versi anime. Sebuah refleksi dewasa yang menenangkan luka lama lewat keberanian melepaskan masa lalu.
Ada perasaan campur aduk pas nonton ini. Secara visual, sinematografinya luar biasa jernih dan estetik, jauh melampaui versi animenya. Tapi entah kenapa, "nyawa" dari ceritanya malah nggak sekuat aslinya.
Mungkin karena tim produksi mencoba masukin banyak hal baru, jadi vibes melankolis yang khas malah berkurang. Tetap sebuah adaptasi yang layak diapresiasi, cuma ya itu, sulit rasanya buat nggak ngebandingin sama versi aslinya yang udah legendaris.