Hamnet

Hamnet

Nilai Kritikus
86 /100
3 Kritikus
Nilai Pengguna
7.6 /10
50 Pengguna
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Setelah putranya, Hamnet, meninggal pada usia sebelas tahun, Agnes Shakespeare dilanda duka yang mendalam. Bersama suaminya, William, mereka berdua berjuang menerima kenyataan rapuhnya hidup dan kejamnya wabah penyakit. Berlatar di Inggris abad ke-16, Agnes yang berprofesi sebagai tabib harus menemukan cara untuk melanjutkan hidup dan tetap merawat anak-anaknya yang lain.

Sutradara

Chloé Zhao

Link Nonton

Loading
HAMNET - Official Trailer [HD] - Only In Theaters This Thanksgiving
HAMNET - Official Trailer [HD] - Only In Theaters This Thanksgiving

02:40

19 Februari 2026

El Simons

sebagai Ophelia

Matthew Tennyson

sebagai Gertrude

Zac Wishart

sebagai Joan's Boy 1

Paul Mescal

sebagai Will

Jessie Buckley

sebagai Agnes

James Lintern

sebagai Joan's Boy 2

Joe Alwyn

sebagai Bartholomew

Eva Wishart

sebagai Joan's Girl 1

Emily Watson

sebagai Mary

Elliot Baxter

sebagai Richard

James Skinner

sebagai Gilbert

Dainton Anderson

sebagai Edmond

Faith Delaney

sebagai Young Agnes

Jacobi Jupe

sebagai Hamnet

Laura Guest

sebagai Midwife

John Mackay

sebagai Priest

Smylie Bradwell

sebagai Young Bartholomew

Edward Anderson

sebagai Flute Player

Hamnet bukan sekadar kisah Shakespeare, tapi lebih pada Agnes Hathaway dan hubungannya dengan alam yang mistis. Sinematografi memukau, akting Jessie Buckley dan Paul Mescal jadi pusat emosi, namun narasi kadang terasa manipulatif dan tidak konsisten. Meski begitu, film ini tetap menyentuh dan layak ditonton, terutama untuk pecinta drama reflektif.

Dua pertiga durasi mungkin kurang menyenangkan karena tempo lambat dan visual gelap, namun komposisinya terukur dengan dialog esensial. Penampilan Jessie Buckley begitu superior dan passionate, mengunci klimaks dahsyat. Hamnet adalah karya terbaik sang sineas dengan segmen akhir paling powerful dalam sejarah genrenya. Mahakarya elegan dan berkelas melalui sentuhan estetik yang gemilang.

Hamnet mengintip tragedi pribadi yang menghancurkan hati di balik kegeniusan Shakespeare. Chloé Zhao mengubah sejarah kaku jadi realitas yang menggugah. Jessie Buckley adalah nyawa utama lewat penampilan emosional yang melampaui akting. Visualnya magis dan tenang, membuktikan kegeniusan lahir dari rasa sakit. Sebuah pengingat jujur bahwa ada harga manusiawi yang harus dibayar di balik setiap mahakarya.

galih
galih
06 Maret 2026
2

Ini dia film paling membosankan tahun ini. Jangan tertipu sama obrolan orang, film ini nggak layak dapet panggung. Isinya cuma orang ngomong tanpa henti selama dua jam lebih. Kalau kalian berharap ada aksi atau plot yang jalan, mending lupakan aja, keburu tua nungguinnya. Dua bintang buat sinematografinya yang oke, tapi buat ceritanya? Bener-bener nggak banget.

Terakhir Dilihat