Alas Roban

Alas Roban

Nilai Kritikus
71 /100
3 Kritikus
Nilai Pengguna
6.7 /10
31 Pengguna
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Sita, ibu tunggal dari Pekalongan, mendapat pekerjaan di rumah sakit Semarang dan membawa putrinya, Gendis, yang memiliki gangguan penglihatan. Mereka menumpang bus terakhir melewati jalur angker Alas Roban. Ketika bus mogok, hidup Gendis berubah; ia mulai mendengar suara aneh, menggambar simbol misterius, dan sering kerasukan malam hari. Dengan bantuan Tika, sepupunya, dan Anto, sopir ambulans yang memahami mitos Alas Roban, Sita menyadari Gendis menjadi target Dewi Raras, sosok marah akibat janji ritual yang dilupakan. Sita harus kembali ke Alas Roban bersama Bu Emah untuk menjalankan ritual penebusan demi menyelamatkan Gendis sebelum malam keramat tiba.

Sutradara

Hadrah Daeng Ratu

Penulis

Evelyn Afnilia

Link Nonton

Loading
OFFICIAL TRAILER ALAS ROBAN | DI BIOSKOP 15 JANUARI 2026
OFFICIAL TRAILER ALAS ROBAN | DI BIOSKOP 15 JANUARI 2026

01:52

25 Desember 2025

Taskya Giantri

sebagai Tika

Dewi Pakis

sebagai Bu Emah

Pritt Timothy

sebagai Mbah Rejo

Whani Dharmawan

sebagai Mbah Sakti

Rio Dewanto

sebagai Anto

Yuyun Arfah

sebagai Penari

Rukman Rosadi

sebagai Yusman

Agus Kuncoro Adi

sebagai Dadang, sopir bus

Agung Putro Setio

sebagai Surya, kenek bus

Ruth Marini

sebagai Dukun

Imelda Therinne

sebagai Dewi Raras

Saputra Kori

sebagai Petugas forensik

Renaldy Pratama

sebagai Wahyu

Visual lokasinya juara dengan vibe mistis dan akting yang organik. Sayangnya, paruh kedua ceritanya agak muter-muter dan CGI-nya kurang halus. Untungnya, chemistry karakter masih kuat untuk menyelamatkan film ini. Overall, film ini masih layak ditonton buat lo pecinta urban legend yang pengen uji nyali karena suasananya beneran bikin merinding sampai akhir.

Alas Roban (2026) sukses menghidupkan era 90-an dengan suasana creepy melalui warna warm dan desain produksi yang detail. Urban legend-nya membuat jumpscare terasa lebih berdampak, sementara dramanya menyentuh lewat perjuangan seorang ibu. Paduan horor dan drama terasa pas, menghadirkan ketakutan sekaligus kehangatan.

Alas Roban (2026) menawarkan kualitas produksi dan atmosfer horor yang serius, namun sayangnya gagal menggali potensi sejarah kelam lokasi sebagai sumber teror. Trauma personal tak diolah mendalam, horornya hanya jadi jump scare belaka, sehingga film ini terasa aman dan tanggung, tak benar-benar segar bagi genrenya.