Merayakan kesembuhannya dari kanker, Purnama (Hana Malasan) mengajak adiknya, Kembang (Zara Leola), untuk menikmati liburan di sebuah resort alam yang baru dibuka di lokasi terpencil. Mereka memulai perjalanan menggunakan kereta wisata khusus, namun perjalanan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi mencekam ketika serangkaian teror dan misteri terjadi setiap kali kereta melewati terowongan: satu per satu gerbong hilang tanpa jejak. Kehidupan para penumpang dan petugas kereta kini menjadi taruhan. Purnama, Kembang, Tekun (Fadly Faisal) sang pramugari kereta, dan Ramla (Putri Ayudya), seorang penumpang misterius, berusaha keras memperingatkan yang lain. Sayangnya, peringatan mereka tidak dihiraukan. Bersama-sama, Purnama, Kembang, Tekun, dan Ramla harus melakukan aksi pemberontakan untuk menyelamatkan kereta dari ancaman yang lebih besar yang menanti di terowongan terakhir.
Kontribusi Anda sangat berarti! Bantu kami dengan mengunggah trailer resmi atau klip.
Unggah Trailer atau Klipsebagai Ratu jin
sebagai Kembang
sebagai Kuncen
sebagai Martha
sebagai Purnama
sebagai Tekun
sebagai Bara
sebagai Investor
sebagai Ramla
sebagai Darto
sebagai Masinis
sebagai Paiman
sebagai Adam
sebagai Indah
sebagai Santoso
sebagai Sidik
sebagai Kris
sebagai Investor
Kereta Berdarah ibarat lokomotif uap zaman purba dibanding Train to Busan. CGI burung dan panorama tampak kasar, ditambah naskah kurang masak yang menabrak logika durasi serta teknologi. Beruntung, visual khas Rizal Mantovani, riasan dedemit mumpuni, dan jumpscare menghibur tetap mampu melepas dahaga horor meski terhambat kerikil-kerikil cerita yang mengganggu laju kereta.
Belum ada ulasan dari pengguna.