Empat kakak beradik, Saleh (Rizky Fachrel), Fajar (Kiesha Alvaro), Tyas (Ratu Sofya), dan Azizah (Nayla Purnama), sejak kecil selalu mendengarkan kisah tentang surga dan neraka dari ayah mereka (Ariyo Wahab), seorang ustad muda yang dihormati di desa. Suatu malam, tanpa sepengetahuan orangtua, mereka berangkat menuju desa seberang dan tersapu arus sungai yang deras, menghilang tanpa jejak. Saleh terbangun di sebuah dunia lain: neraka yang selama ini digambarkan oleh ayahnya. Di dunia nyata, pencarian intensif dimulai untuk menemukan mereka, baik dalam keadaan hidup atau mati. Seiring waktu, berbagai rahasia mulai terkuak, membuat kedua orangtua mereka (Astri Nurdin) merenung apakah mereka sudah memberikan bekal yang cukup kepada anak-anaknya. Di neraka, Saleh dan adik-adiknya berusaha saling menemukan, menghadapi siksaan yang semakin berat akibat dosa-dosa tersembunyi yang selama ini membayangi mereka.
sebagai Bu Dini
sebagai Mbok Inah
sebagai Rossa
sebagai Azizah kecil
sebagai Bu Harjo
sebagai Tyas kecil
sebagai Saleh kecil
sebagai Syakir, Bapak
sebagai Saleh
sebagai Azizah
sebagai Rika, Ibu, istri Syakir
sebagai Fajar kecil
sebagai Tyas
sebagai Pak Haji
sebagai Pak Harjo
sebagai Fajar
Menonton Siksa Neraka rasanya bagai disiksa. Eksekusinya kacau, ngalor-ngidul, dan alurnya tak logis akibat kurang riset. Cuma modal adegan sadis tanpa esensi emosi, sementara kisah dunianya bertele-tele. Hasilnya cuma tontonan receh pemburu cuan yang tak peka masalah sosial. Martabat kualitas sinema Indonesia dalam film ini cuma halusinasi semata.
Belum ada ulasan dari pengguna.