Febi Anindyakirana's Portrait

Febi Anindyakirana

Informasi tentang kritikus ini belum tersedia.

Publikasi

KapanLagi

BACKROOMS memanfaatkan dinding kuning kusam, lampu neon berdengung, dan lorong tak berujung buat atmosfer aneh nan cemas tanpa perlu jumpscare. Temponya lambat, narasi abstrak, pengembangan karakter kurang, tapi sensasi ketakutan psikologisnya buat napas tertahan. Bukan horor untuk semua orang, tapi tetap mimpi buruk yang sulit dilupakan.

GARUDA DI DADAKU menyajikan arc story Putra si below zero to hero dan Gaga sebagai magnet utama. Meski plotnya mudah ditebak, perpaduan karakter pendukungnya pas membuat cerita hidup. Gerakan sepakbolanya energik hingga menyuguhkan visual feast di akhir. Sayang, beberapa konsep menarik kurang dieksplorasi dan terkesan tempelan semata.