Para juara favorit penggemar, kini diperkuat oleh kehadiran Johnny Cage, harus saling berhadapan dalam pertarungan pamungkas untuk mengalahkan kekuasaan Shao Kahn yang mengancam keberlangsungan Earthrealm beserta para pelindungnya.
sebagai Kitana
sebagai Female Chanter
sebagai Luke
sebagai ...
sebagai Cole Young
sebagai Mob Leader
sebagai Edenian Female Upper Class
sebagai Bartender
sebagai Baraka
sebagai Mother
sebagai Bartender
sebagai Sindel
sebagai Hanzo Hasashi
sebagai Bi-Han
sebagai Quan Chi
sebagai King Jerrod
sebagai Royal Dresswing Squire
sebagai Jade
sebagai Kano
sebagai Shao Kahn
Sekuel Mortal Kombat ini tampil jauh lebih seru dan brutal, dengan koreografi pertarungan yang memuaskan serta penokohan Johnny Cage yang dieksekusi mantap. Para pemain baru seperti Karl Urban membaur alami, efek spesial dan audio diterjemahkan dari game secara total, dan tiap set tarung benar-benar menghormati sumber aslinya. Film ini sukses jadi tontonan asik dan penuh aksi.
Brutalitas Mortal Kombat 2 benar-benar tanpa ampun, gore intens dan bikin mual, ketegangan sepanjang film buat tidak bisa ke toilet. Johnny Cage jadi penyegar, ekspresif, relevan, dan sumber hiburan utama. Joe Taslim bikin bangga. Kostum dan riasan top, efek praktikal keren. Sayangnya, adegan Kitana kurang gereget dibanding yang lain.
Film ini menghibur dengan aksi brutal yang fresh. Karl Urban sangat cocok memerankan Johnny Cage dan adegan kekerasan yang ekstrem sangat kusuka. Tapi heran, film ini kurang mendapat apresiasi, padahal sangat seru untuk standar film Mortal Kombat.
Ada rasa sayang pas nonton film yang punya potensi besar tapi eksekusinya tanggung kayak gini. Mortal Kombat II terlalu fokus ngejar fanservice dan adegan brutal, tapi lupa kalau aksi yang bagus itu butuh arahan yang matang. Pertarungannya jarang ada yang bikin melongo, padahal itu menu utamanya.
Penampilan Karl Urban emang juara, tapi dia sendirian nggak cukup buat nutupin penulisan naskah yang lemah dan akting pemain lain yang biasa aja. Tingkat kebrutalannya pun menurutku masih kurang berani buat standar nama besar MK. Film ini emang masih bisa dinikmati buat seru-seruan, tapi kalau dibandingin sama film aksi kelas atas lainnya, MK II ini kerasa banget ketinggalan jauh.