Songko punya niat baik mengangkat folklor Sulawesi Utara, tapi eksekusi Gerald Mamahit terlalu santun, bertele-tele, dan main aman. Jumpscare nanggung, misteri bocor sejak awal, dan penyelesaian konflik kurang greget. Sinematografi dan desain produksi patut diapresiasi, tapi naskah dan penggarapan horornya masih butuh banyak perbaikan.