Video perselisihan antara Bu Prani (Ine Febriyanti), seorang guru Bimbingan dan Konseling, dan seorang pengunjung pasar yang menyerobot antrian kue putu, menjadi viral di media sosial. Tindakan Bu Prani yang dianggap tidak sesuai dengan citra seorang pendidik memicu gelombang perundungan terhadap dirinya dan keluarganya, termasuk Muklas (Angga Yunanda), Tita (Prilly Latuconsina), dan Pak Didit (Dwi Sasono). Mereka menghadapi tekanan sosial, pencarian kesalahan lain, dan ancaman kehilangan pekerjaan.
sebagai Anggota Dewan Sekolah
sebagai Kepala Sekolah
sebagai Uli
sebagai Gora
sebagai Prani
sebagai Bu Tunggul
sebagai Tita
sebagai Didit
sebagai Muklas
sebagai Tunas
Wregas Bhanuteja tampil cemerlang lewat Budi Pekerti, menghidupkan isu cancel culture dengan latar Yogyakarta yang otentik dan dialog Jawa yang teliti. Para aktor, terutama Angga Yunanda, tampil luar biasa. Cerita sederhana tapi berdampak, visual penuh makna, klimaks emosional. Film ini pantas mendominasi penghargaan tahun ini.
Belum ada ulasan dari pengguna.