Bintang-bintang telah lenyap, planet-planet pun menghilang. Hanya mereka yang berada di stasiun luar angkasa atau kapal antarbintang yang menyaksikan akhir tersebut, yang kemudian disebut The Quiet Rapture. Setelah puluhan tahun keruntuhan dan kehancuran infrastruktur, Konsolidasi Besi menemukan sesuatu di bulan tandus AT-5: lautan darah. Dalam upaya menemukan sumber daya yang sangat dibutuhkan, mereka segera mengirim ekspedisi. Sebuah kapal selam dibuat dan seorang narapidana dikunci di dalamnya. Karena tekanan dan kedalaman lautan, jendela depan ditutupi logam. Jika berhasil, sang narapidana bisa bebas. Jika gagal, akan ada pengganti. Ini adalah ekspedisi ke-13.
sebagai Eden Soldier
sebagai Children of Eden
sebagai Additional Voices
sebagai Ava
sebagai The Guy Who Told You to Cross the Wires
sebagai A Familiar Voice
sebagai Additional Voices
sebagai SM-8 Research Assistant
sebagai The Father
sebagai Children of Eden
sebagai Additional Voices
sebagai Young Simon
sebagai Children of Eden
sebagai Jack
sebagai SM-8 Research Lead
sebagai Children of Eden
sebagai Children of Eden
sebagai Tow Ship Pilot
sebagai Additional Voices
sebagai Simon
Fischbach tampil potensial tapi agak monoton di awal, sementara Kaplan memberi kontras kuat. Kekuatan film ada pada ambisi independen dan eksplorasi psikologis, tapi pacing lambat dan cerita membingungkan bagi non-gamer. Durasi terlalu panjang, build-up kurang variasi. Sebagai debut, Iron Lung mengesankan, atmosfernya membekas, namun narasinya tidak sempurna.
Adaptasi Iron Lung ini sayangnya gagal kasih narasi yang solid. Fokus ceritanya sempit banget dan malah bikin bingung karena motivasi Simon nggak pernah jelas. Alurnya berantakan, puncaknya pas adegan kapal selam bocor yang malah kerasa makin nggak jelas arahnya mau ke mana. Meskipun visual lautan darahnya sesekali narik perhatian, naskahnya yang kurang kuat bikin film ini jadi tontonan yang mengecewakan.
Iron Lung bener-bener bawa pengalaman horor fiksi ilmiah ke level yang beda. Bayangin aja, kamu jadi Simon, narapidana yang terpaksa nyelam ke lautan darah di bulan antah-berantah cuma demi kebebasan. Sepanjang film, kita kayak ikut "terjebak" bareng Simon di kapal selam yang sempit banget. Tensi psikologisnya gila sih, apalagi visual suram dan tata suaranya sukses bikin kita ragu: ini beneran nyata atau Simon cuma lagi delusi?
Meskipun pacing-nya agak lambat dan ruang geraknya cuma di situ-situ aja (yang mungkin bikin sebagian orang ngantuk), akting Mark Fischbach keren banget! Dia berhasil nampilin sosok yang depresi sekaligus ketakutan gara-gara suara misterius dan monster raksasa. Vibes Lovecraftian-nya kerasa banget pas dia harus berhadapan sama makhluk di dasar laut yang gelap. Kalau kamu suka horor psikologis yang suram dan nggak biasa, film ini wajib banget ditonton.