Desa tersebut dilanda teror yang semakin mencekam akibat berbagai peristiwa aneh, khususnya dengan banyaknya korban dari kalangan wanita hamil. Kejadian-kejadian menyeramkan terjadi beruntun dan menimbulkan keresahan di kalangan warga, hingga memunculkan kemarahan. Setiap hari, teror dan penampakan makin meningkat, terutama menjelang malam satu suro, membuat suasana desa semakin mencekam dan penuh ketakutan.
sebagai Marni
sebagai Nasrul, hansip
sebagai Arini
sebagai Nyai Badriyah
sebagai Iblis
sebagai Rahayu
sebagai Utari
sebagai Ratih
sebagai Ustad Ilham
sebagai Bahar, hansip
sebagai Rahayu kecil
sebagai Yudi
sebagai Cipto
sebagai Bagas
sebagai Bandi
sebagai Bi Wati
sebagai Jaka
Sengkolo: Petaka Satu Suro menyuguhkan horor brutal penuh atmosfer mistis Jawa, didukung akting emosional Aulia Sarah yang intens dan sinematografi gelap yang autentik. Meski plotnya cenderung klise dan ekstrem, film ini tetap berhasil menyajikan teror emosional yang relatable serta ending klimaks, menjadikannya horor lokal yang solid dan memuaskan.
Belum ada ulasan dari pengguna.