Five Nights at Freddy's 2

Five Nights at Freddy's 2

Nilai Kritikus
72 /100
2 Kritikus
Nilai Pengguna
6.3 /10
21 Pengguna
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Setahun telah berlalu sejak mimpi buruk supranatural di Freddy Fazbear's Pizza. Kisah tentang kejadian di sana telah berubah menjadi legenda lokal yang menginspirasi festival Fazfest pertama di kota. Mantan penjaga keamanan, Mike, dan polisi, Vanessa, menyembunyikan kebenaran dari Abby, adik Mike yang berusia 11 tahun, tentang nasib teman-temannya yang animatronik. Namun, ketika Abby diam-diam pergi untuk bertemu kembali dengan Freddy, Bonnie, Chica, dan Foxy, serangkaian peristiwa mengerikan pun terjadi, menguak rahasia kelam asal-usul Freddy’s dan membangkitkan teror yang telah lama tersembunyi.

Sutradara

Emma Tammi

Link Nonton

Loading
Five Nights at Freddy's 2 | Official Trailer
Five Nights at Freddy's 2 | Official Trailer

02:23

20 November 2025

Freddy Carter

sebagai Michael

Skeet Ulrich

sebagai Henry

Megan Fox

sebagai Toy Chica

Trazi Lashawn

sebagai Middle Aged Flirting Man

Elizabeth Lail

sebagai Vanessa

Theodus Crane

sebagai Jeremiah

Mckenna Grace

sebagai Lisa

Audrey Lynn-Marie

sebagai Charlotte Emily

Han Soto

sebagai Marcus

Matthew Lillard

sebagai William Afton

Aubrey Brockwell

sebagai Next Door Neighbor

Wayne Knight

sebagai Mr. Berg

Jophielle Love

sebagai Ghost Kid (Blue eye'd girl)

Miriam Spumpkin

sebagai Young Vanessa

Josh Hutcherson

sebagai Mike Schmidt

Teo Briones

sebagai Alex

Kellen Goff

sebagai Toy Freddy

Toby Nichols

sebagai Patrick

Piper Rubio

sebagai Abby

Ronald Chavis

sebagai Spin Class Instructor

Five Nights at Freddy’s 2 menawarkan efek visual dan atmosfer audio yang efektif serta desain produksi yang kuat, tetapi plotnya inkonsisten, pengembangan lore terasa terburu-buru, dan klimaksnya terlalu mengandalkan fan service sehingga mengorbankan orisinalitas dan intensitas horor.

Five Nights at Freddy's 2 tetap setia pada materi sumbernya, menghadirkan fan service dan atmosfer lebih rapi, namun masih menahan diri dari horor brutal sehingga kurang dark dibanding ekspektasi sebagian penggemar, meski menawarkan pengalaman yang lebih matang dari film pertamanya.

Terakhir Dilihat