Orisinalitas premis wayang kulit manusia ini bikin bulu kuduk merinding. Whani Darmawan yang haus darah benar-benar highlight yang bikin bergidik. Visual gotik Jawa dan suara gamelannya memabukkan. Meski pacing terasa bertele-tele, skrip belum matang, dan CGI danyang terlihat murahan, atmosfer mistisnya tetap segar. Sayang, eksekusi twist akhirnya terasa predictable.