Elphaba, yang kini dicap sebagai Penyihir Jahat dari Barat, hidup dalam pengasingan di hutan Oz sambil terus memperjuangkan kebebasan para Hewan yang dibungkam dan berusaha mengungkap kebenaran tentang sang Penyihir. Sementara itu, Glinda telah menjadi simbol kebaikan di Oz dan menikmati kemewahan serta popularitas di Istana Emerald City. Didorong oleh Madame Morrible, Glinda tampil untuk menenangkan rakyat bahwa segalanya aman di bawah kekuasaan sang Penyihir. Persiapan pernikahan Glinda dengan Pangeran Fiyero terganggu oleh rasa rindu pada Elphaba. Upaya rekonsiliasi gagal dan memicu konflik, membawa dampak besar bagi Boq, Fiyero, serta mengancam keselamatan Nessarose ketika seorang gadis dari Kansas datang. Ketika amukan massa mengancam, Glinda dan Elphaba harus bersatu sekali lagi, memaknai persahabatan mereka demi perubahan Oz.
sebagai Gale Force Lieutenant
sebagai Boq
sebagai Munchkin
sebagai Emerald City Citizen
sebagai Young Glinda
sebagai Ozian
sebagai Pfannee
sebagai Elphaba
sebagai Ozian
sebagai Gale Force Guard
sebagai Ozian
sebagai The Wonderful Wizard of Oz
sebagai Ensemble
sebagai Shenshen
sebagai Fiyero
sebagai Glinda Fan
sebagai Wedding Guest
sebagai Madame Morrible
sebagai Girl's Brigade #1
sebagai Autograph Hunter
Wicked: For Good hadir dengan atmosfer lebih berat dan konflik kompleks dibanding bagian pertamanya yang penuh keajaiban dan warna. Lagu-lagu di film ini tidak semagis sebelumnya, meski The Girl in the Bubble dari Ariana Grande mencuri perhatian. Penampilan Grande dan Cynthia Erivo solid, sementara kru dan tim produksi patut diacungi jempol.
Wicked: For Good menjadi sebuah penutup yang memuaskan para penggemar. Chemistry, akting, kostum, lagu, hingga penggambaran negeri Oz membuat film ini menjadi kombinasi nan indah.
Belum ada ulasan dari pengguna.