Akting Marissa Anita dan Yusuf Mahardika luar biasa, chemistry mereka autentik dan tegang. Sinematografi taman buaya bikin suasana claustrophobic meski outdoor, adegan ritual buaya penuh makna. Narasi kadang predictable dan sedikit melodramatis, tapi visi sutradara tetap orisinal. Crocodile Tears debut impresif, kisah cinta mencekik dan keinginan merdeka.
Crocodile Tears punya modal cerita menjanjikan soal hubungan ibu-anak dan atmosfer intens, tapi eksekusinya terlalu niche dan lambat, dengan alur mudah ditebak dan konflik kurang menggigit. Untungnya, penampilan Marissa Anita, Yusuf Mahardika, dan Zulfa Maharani cukup menyelamatkan. Film ini tetap menawarkan ruang refleksi meski banyak elemennya terasa tanggung.