Lebih dari Selamanya

Lebih dari Selamanya

Nilai Kritikus
87 /100
2 Kritikus
Nilai Pengguna
6.7 /10
21 Pengguna
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Salim (Donny Alamsyah) telah menjalani 14 tahun sebagai ayah tunggal sejak kepergian istrinya, Rifa (Shareefa Daanish). Ia berpegang teguh pada janjinya untuk tidak menikah lagi, sepenuhnya mencurahkan hidupnya demi membesarkan putri semata wayangnya, Nasya (Adzana Ashel). Kini, Nasya telah tumbuh dewasa dan bersiap menjalani peran sebagai ibu, sementara Salim harus menghadapi kenyataan usia yang semakin menua dan kesepian yang semakin menghantui. Kenangan akan Rifa terus membayanginya, membuat Salim sulit membuka hati. Kehadiran Mila (Adinda Thomas), seorang perempuan dengan karakter hangat yang mengingatkannya pada Rifa, perlahan mengisi kekosongan di hati Salim. Di tengah dilema antara janji lama dan kesempatan kedua, Salim dihadapkan pada pilihan sulit: tetap hidup dalam bayang-bayang masa lalu atau memberi ruang bagi kebahagiaan baru di hidupnya.

Penulis

M Ali Ghifari

Link Nonton

Loading
Lebih Dari Selamanya - Official Final Trailer
Lebih Dari Selamanya - Official Final Trailer

02:03

03 September 2025

LEBIH DARI SELAMANYA - OFFICIAL TRAILER
LEBIH DARI SELAMANYA - OFFICIAL TRAILER

02:09

06 Agustus 2025

Yessi Kenyang

sebagai Penjaga makam

Milakung

sebagai dr Siska

Aditya Alkatiri

sebagai Arga

Ine Rosdiana

sebagai Elsa

Adinda Thomas

sebagai Mila

Cheryl Zanetta

sebagai Nasya kecil

Sisi Maynika

sebagai Penjaga makam

Indra Pacique

sebagai dr Indro

Irfan Adrian

sebagai Rendy

Sadhenna Sayanda

sebagai dr Syifa

Donny Alamsyah

sebagai Salim

Abeliano Tamala

sebagai Wildan

Donny Alamsyah tampil total sebagai Salim, bikin penonton ikut ciut. Shareefa Daanish beda dari biasanya, peran hantunya malah bikin senyum. Chemistry antar pemain natural, sinematografi cantik, soundtrack nempel di kepala. Editing smooth, tapi pacing awal agak lambat. Film ini jadi oase di tengah dominasi horor, cocok buat yang galau atau butuh reminder soal cinta.

Donny Alamsyah jadi kekuatan utama lewat emosi yang ditahan dan terasa nyata. Meski alurnya pelan tanpa konflik meledak, Lebih dari Selamanya justru kuat karena pengendalian emosi yang rapi. Film ini tidak berisik atau buru-buru, menjadikannya sebuah kisah tentang cinta dewasa yang tidak pernah benar-benar selesai namun terasa sangat jujur.