Salim (Donny Alamsyah) telah menjalani 14 tahun sebagai ayah tunggal sejak kepergian istrinya, Rifa (Shareefa Daanish). Ia berpegang teguh pada janjinya untuk tidak menikah lagi, sepenuhnya mencurahkan hidupnya demi membesarkan putri semata wayangnya, Nasya (Adzana Ashel). Kini, Nasya telah tumbuh dewasa dan bersiap menjalani peran sebagai ibu, sementara Salim harus menghadapi kenyataan usia yang semakin menua dan kesepian yang semakin menghantui. Kenangan akan Rifa terus membayanginya, membuat Salim sulit membuka hati. Kehadiran Mila (Adinda Thomas), seorang perempuan dengan karakter hangat yang mengingatkannya pada Rifa, perlahan mengisi kekosongan di hati Salim. Di tengah dilema antara janji lama dan kesempatan kedua, Salim dihadapkan pada pilihan sulit: tetap hidup dalam bayang-bayang masa lalu atau memberi ruang bagi kebahagiaan baru di hidupnya.
sebagai Penjaga makam
sebagai Rifa
sebagai dr Siska
sebagai Arga
sebagai Nasya
sebagai Elsa
sebagai Mila
sebagai Nasya kecil
sebagai Penjaga makam
sebagai dr Indro
sebagai David
sebagai Rendy
sebagai dr Syifa
sebagai Salim
sebagai Wildan
Donny Alamsyah tampil total sebagai Salim, bikin penonton ikut ciut. Shareefa Daanish beda dari biasanya, peran hantunya malah bikin senyum. Chemistry antar pemain natural, sinematografi cantik, soundtrack nempel di kepala. Editing smooth, tapi pacing awal agak lambat. Film ini jadi oase di tengah dominasi horor, cocok buat yang galau atau butuh reminder soal cinta.
Donny Alamsyah jadi kekuatan utama lewat emosi yang ditahan dan terasa nyata. Meski alurnya pelan tanpa konflik meledak, Lebih dari Selamanya justru kuat karena pengendalian emosi yang rapi. Film ini tidak berisik atau buru-buru, menjadikannya sebuah kisah tentang cinta dewasa yang tidak pernah benar-benar selesai namun terasa sangat jujur.
Belum ada ulasan dari pengguna.