Kehidupan Jovanka (Adhisty Zara) berubah total setelah perceraian orang tuanya. Bersama ibunya, Yuli (Putri Ayudya), ia memilih pindah ke Bandung untuk memulai babak baru. Di sekolah barunya, Jovanka bertemu dengan Magnus (Ari Irham), siswa pendiam yang menyimpan banyak rahasia dan luka masa lalu. Perlahan, persahabatan mereka tumbuh menjadi hubungan yang lebih dalam—dua jiwa rapuh yang saling menemukan ketenangan di tengah luka masing-masing. Melalui coretan gambar, canda, dan percakapan penuh keraguan, Jovanka dan Magnus menciptakan ruang aman di mana mereka bisa saling berbagi dan menyembuhkan diri. Bersama, mereka menghadapi bayang-bayang masa lalu dan belajar menemukan keberanian untuk melangkah ke depan, meski dunia di sekitar mereka kerap menghadirkan tantangan dan ketidakpastian.
sebagai Jovanka
sebagai Koko
sebagai Agung
sebagai Diana
sebagai ...
sebagai Guru
sebagai Brata
sebagai Magnus
sebagai Yuli
sebagai Maria
Alur lambat membuat arah cerita nggak jelas dengan penggalian konflik yang minim. Hubungan karakter terasa dingin dan terburu-buru tanpa proses emosional nyata. Meski niatnya tulus, kelemahan struktur cerita dan naskah membuat film ini gagal menyentuh. Sangat disayangkan, film ini nggak membiarkan diriku masuk lebih dalam karena eksekusinya kurang matang.
Bertaut Rindu menampilkan chemistry kuat para pemain utama, sinematografi intim, dan isu keluarga serta kesehatan mental yang relevan, namun terganggu dialog kaku, karakter pendukung kurang terbangun, plot hole, dan fokus cerita yang timpang, sehingga hasil akhirnya terasa kurang matang.
Belum ada ulasan dari pengguna.