Keluarga Sukaharta, terdiri dari Tony (Dwi Sasono), Linda (Widi Mulia), dan ketiga anak mereka: Sally (Widuri Putri Sasono), Billy (Dru Prawiro Sasono), serta Kenny (Den Bagus Satrio Sasono), hidup dengan prinsip hemat yang nyaris ekstrem. Mereka mengandalkan trik-trik seperti numpang isi daya di kantor kecamatan, makan gratis di resepsi orang tak dikenal, menumpang wifi tetangga, hingga membatasi penggunaan air cebok demi efisiensi. Meski sederhana, hidup mereka penuh kebahagiaan. Namun, ketika Tony mengalami pemotongan gaji besar, keluarga ini terpaksa meninggalkan rumah kontrakan penuh kenangan dan pindah ke bedeng bekas kandang burung di atas sebuah ruko. Dalam tekanan ekonomi dan ruang sempit, mereka mengandalkan warisan turun-temurun: TRIK (Taktik Irit Keluarga) untuk bertahan dan mengumpulkan cukup uang agar bisa kembali ke rumah lama mereka. Namun, gaya hidup hemat yang makin ketat, kedatangan saudara yang tiba-tiba ingin menumpang, dan ancaman kehilangan rumah lama, justru menguji keharmonisan keluarga Sukaharta. Mereka harus berjuang menemukan kembali makna kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan sejati keluarga mereka.
Keluarga Super Irit menawarkan chemistry keluarga Sasono-Mulia yang natural dan komedi segar tanpa slapstick murahan. Setiap karakter hidup, terutama anak-anak yang aktingnya jujur dan menghibur. Meski ada subplot yang terasa tempelan, film ini tetap jadi tontonan keluarga yang genuine, satir, dan seru buat akhir pekan.
Belum ada ulasan dari pengguna.