Awalnya skeptis karena tema perselingkuhan dan drama rumah tangga yang terasa klise, tapi The Architecture of Love justru tampil sederhana dan emosional. Chemistry Putri Marino dan Nicholas Saputra jadi pusat kekuatan, dialog puitis tidak terasa norak, visual New York digarap apik. Sayangnya, ending-nya terlalu sederhana dan kurang memuaskan.