"Sekarang ini, suara rakyat itu suara Twitter." Kalimat ini diucapkan oleh Kemal (Tio Pakusadewo), seorang Konsultan Komunikasi, kepada Arif Cahyadi (Leroy Osman), pengusaha yang tiba-tiba trending topic di Twitter. Keberhasilan Kemal mengangkat nama Arif mendorong Arif untuk maju dalam pencalonan gubernur DKI Jakarta, berkat keahlian seorang pemuda bernama Sukmo (Abimana Aryasetya), mahasiswa akhir dari Jogjakarta, yang mahir meracik 140 karakter. Sukmo datang ke Jakarta untuk mengejar cinta Hanum (Laura Basuki), seorang wartawan yang ia kenal lewat Twitter. Meski temannya Andre (Ben Kasyafani) meragukan rencana itu, Sukmo terus berjuang. Ketika bertemu, Hanum kecewa melihat penampilan Sukmo yang terlalu "Jakarta" dan berencana mundur dari jurnalis. Untuk membuktikan dirinya, Sukmo bertekad membatalkan keputusan Hanum dengan sebuah berita besar yang mengharuskan dia menghadapi ambisi Kemal, reputasi Arif, dan persahabatannya dengan Nadya (Enzy Storia).
sebagai Nadya Cahyadi
sebagai Hanum
sebagai Arif Cahyadi
sebagai Penjaga Warnet
sebagai Belo Harahap
sebagai Kemal Pambudi
sebagai Sukmo
sebagai Andre
sebagai Rika
Belum ada ulasan dari kritikus.
Belum ada ulasan dari pengguna.