Jenderal Soedirman

Jenderal Soedirman

Nilai Kritikus
––
Nilai Pengguna
––
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Belanda secara sepihak menyatakan tidak terikat lagi dengan perjanjian Renville dan menghentikan gencatan senjata. Pada 19 Desember 1948, Jenderal Simons Spoor, Panglima Tentara Belanda, memimpin Agresi Militer II dengan menyerang Yogyakarta, yang saat itu merupakan ibukota Republik. Soekarno dan Hatta ditangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka. Di tengah kondisi sakit berat, Jenderal Soedirman berjuang dengan melakukan perjalanan ke arah selatan untuk memimpin perang gerilya selama tujuh bulan. Dalam situasi di mana Belanda mengklaim bahwa Indonesia telah tiada, dari kedalaman hutan, Jenderal Soedirman mengumumkan bahwa Republik Indonesia masih ada dan kokoh berdiri bersama Tentara Nasional yang kuat. Ia menjadikan Jawa sebagai medan perang gerilya, memaksa Belanda kehabisan logistik dan waktu. Kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kunci kemenangan dalam perang ini. Dengan ditandatanganinya Perjanjian Roem-Royen, Kerajaan Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Republik Indonesia secara utuh.

Sutradara

Viva Westi

Link Nonton

Loading
Official TRAILER JENDERAL SOEDIRMAN 2015
Official TRAILER JENDERAL SOEDIRMAN 2015

02:41

30 April 2025

Abdus Samad

sebagai Utoyo Kolopaking

Angga Riyadi

sebagai Aceng

Surawan Prihatnolo KA

sebagai Supardjo Rustam

Nugie

sebagai Bung Hatta

Mathias Muchus

sebagai Tan Malaka

Priady Kurnia

sebagai Kol Sungkono

Henky Solaiman

sebagai Pemilik toko

Ahmadulloh

sebagai Hanum Faeni

Hans de Kraker

sebagai Henkjaw

Ahmad Ramadhan A

sebagai Kusno

Basundara Murba A

sebagai Soeharto

Anggi Agus S

sebagai Heru Kesser

Adipati Koesmadji

sebagai Jenderal Soedirman

Lukman Sardi

sebagai Yusuf Ronodipuro

Ahmad Andaru T

sebagai Roto

Gogot Suryanto

sebagai Karsani

Hestu Wreda

sebagai Mr Soejono

Terakhir Dilihat