Setelah kematian ayahnya, Panembahan Hanyokrowati, Raden Mas Rangsang yang masih belia diangkat menjadi Sultan Agung Hanyakrakusuma. Sebagai Sultan, ia menghadapi tantangan besar untuk menyatukan adipati-adipati di tanah Jawa yang terpecah oleh intrik politik VOC di bawah pimpinan Jan Pieterszoon Coen (Hans de Kraker). Di tengah pergolakan ini, Sultan Agung harus rela mengorbankan cinta sejatinya kepada Lembayung demi menikahi perempuan ningrat yang tidak ia pilih. Ketegangan dengan VOC memuncak ketika Sultan Agung menyadari bahwa VOC melanggar perjanjian dagang dengan Mataram dan membangun kantor dagang di Batavia. Dengan tekad bulat, ia melancarkan Perang Batavia hingga menewaskan JP Coen dan meruntuhkan benteng VOC. Dalam perjuangannya, Sultan Agung menghadapi berbagai pengkhianatan. Di akhir hayatnya, ia menghidupkan kembali padepokan tempatnya menimba ilmu, serta melestarikan tradisi dan karya budaya Mataram.
sebagai Lembayung muda
sebagai Kelana muda
sebagai Ratu Batang
sebagai Lembayung
Yohanes Rusyanto Landung Laksono Simatuandung Simatupang
sebagai Ki Jurumartani
Ellisa Meriam Bellina Maria Bamboe
sebagai Gusti Ratu Tulung Ayu
sebagai Roro Untari
sebagai Sultan Agung
sebagai Pangeran Juminah
sebagai Ki Jejer
sebagai Jan Pieterzoon Coen
sebagai Kelana
sebagai Tumenggung Notoprojo
sebagai Pangeran Purbaya
sebagai Gusti Ratu Banowati
sebagai Raden Mas Rangsang/Sultan Agung muda
sebagai Sunan Kalijaga
sebagai Pangeran Mangkubumi
sebagai Seto
Belum ada ulasan dari kritikus.
Belum ada ulasan dari pengguna.