Aisyah baru saja lulus sarjana dan kini tinggal di kampung yang sejuk dan religius di Ciwidey, Jawa Barat, bersama ibu dan adik laki-lakinya, setelah kehilangan ayahnya beberapa tahun lalu. Dengan cita-cita menjadi guru, Aisyah menerima telepon dari yayasan tempat ia mendaftar, mengabarkan bahwa ia mendapatkan tempat mengajar di Dusun Derok, Kabupaten Timor Tengah Utara—sebuah lokasi yang sama sekali asing baginya.
Setibanya di sana, Aisyah segera merasa "asing" dalam lingkungan baru ini. Masyarakat setempat salah mengira dirinya sebagai Suster Maria, hanya karena ia mengenakan kerudung, padahal mereka sebenarnya mengharapkan kedatangan Suster Maria sebagai guru. Dusun yang terpencil ini tidak memiliki listrik atau sinyal seluler, dan musim kemarau yang berkepanjangan membuat akses air menjadi sulit.
Dengan tradisi yang asing dan suasana religius yang berbeda, Aisyah merasa gamang. Namun, kehadiran tokoh Pedro (Arie Kriting) sedikit membantu mengatasi kesulitan yang dihadapinya. Di tengah tantangan, Aisyah harus menghadapi kebencian dari salah satu muridnya, Lordis Defam. Melalui kepala dusun, Aisyah memahami bahwa kedatangannya sebagai guru Muslim dianggap sebagai ancaman oleh Lordis, yang beragama Katolik.
sebagai Nenek Siku Tavarez
sebagai Kepala dusun
sebagai Istri Pedro
sebagai Pedro
sebagai Aisyah
sebagai Jaya
sebagai Tisna
sebagai Lordis Defam
sebagai Paman Lordis Defam
sebagai Istri kepala dusun
sebagai Ratna
sebagai Siku Tavarez
Belum ada ulasan dari kritikus.
Belum ada ulasan dari pengguna.