Ulasan Kritik

Cerita ambisi ayah-anak yang dekat dengan realita dieksekusi apik lewat dinamika Jati dan Jaya. Akting natural Bima Sena dan Ringgo Agus Rahman begitu hidup, didukung visual Bandung yang indah. Film ini sangat layak disaksikan keluarga untuk merenungkan arti pengaruh trauma masa lalu dan pentingnya berdamai dengan luka tersebut.

Nilai plus justru datang dari jajaran pemain, terutama mendiang Gary Iskak yang tiap kemunculannya meninggalkan kesan kuat. Atmosfer horor klasik Indonesia cukup terasa, tapi naskah terlalu ambisius, kebanyakan konflik dan twist sampai fokus tercerai-berai. Tetap layak disaksikan sebagai penghormatan untuk Gary Iskak dan nostalgia horor lokal.

Showing 81 to 82 of 82 entries

Terakhir Dilihat