Kisah ini mengikuti perjalanan Minke (Iqbaal Ramadhan) dan Annelies (Mawar De Jongh) di tengah gejolak tanah kolonial pada awal abad ke-20. Minke, seorang pemuda pribumi Jawa totok, menjalin hubungan dengan Annelies, seorang gadis Indo Belanda, putri dari Nyai Ontosoroh (Sha Ine Febriyanti). Meski ayah Minke yang baru diangkat menjadi Bupati menentang kedekatan anaknya dengan keluarga Nyai, karena status Nyai yang dianggap rendah pada masa itu, Minke justru menemukan inspirasi dalam sosok Nyai Ontosoroh yang berbeda. Dia mengagumi pemikiran dan perjuangan Nyai melawan dominasi kolonial. Bagi Minke, Nyai Ontosoroh adalah simbol modernisasi yang mulai berkembang. Ketika hukum kolonial yang arogan berusaha memisahkan Annelies dari Minke, Nyai Ontosoroh membangkitkan semangat Minke untuk terus berjuang dan meneriakkan satu kata, "Lawan!"
sebagai Mevrouw Telinga
sebagai Maiko
sebagai Babah Ah Tjong
sebagai Minke
sebagai Parjiyah
sebagai Annelies
sebagai Bupati B, ayah Minke
sebagai May Marais
sebagai Nyai Ontosoroh
sebagai Jean Marais
sebagai Jan Dapperste
sebagai Sersan Hammerstee
sebagai Maarten Nijman
sebagai Suurhof
sebagai Maurits Mellema
sebagai Kepala sekolah
sebagai Gendut sipit
sebagai Herman Mellema
sebagai Ibu Minke
sebagai Darsam
Belum ada ulasan dari kritikus.
Belum ada ulasan dari pengguna.