Daeng Sarro (Armhada Sijaya) berencana melanjutkan usaha toko perlengkapan mayat dengan menggunakan pelaris untuk meningkatkan penjualan. Namun, usaha yang berisiko ini menuntut adanya ritual dengan menggunakan tumbal potongan tubuh. Tanpa diduga, penggunaan pelaris tersebut malah membawa bencana bagi keturunan Daeng Sarro.
sebagai ...
sebagai Rahma
sebagai ...
sebagai ...
sebagai ...
sebagai ...
sebagai ...
sebagai ...
sebagai Daeng Sarro
Belum ada ulasan dari kritikus.
Belum ada ulasan dari pengguna.