Adaptasi horor found-footage ini punya identitas kuat lewat konflik manusia dan obsesi Juna (Arbani Yasiz) yang ciamik. Sayang, eksplorasi beberapa karakter terasa minim dan akting Jang Han-sol datar. Visual body-cam memang imersif, tapi pencahayaan terlampau gelap serta pergerakan kamera agresif justru bikin pusing dan mengurangi rasa mencekam.