Dira dan Darin tumbuh di bawah naungan warung “Soto Bu Lia”, rumah yang tampak harmonis namun dihiasi kata-kata tak terucap dan janji yang tak pernah ditepati. Yudi hadir tanpa benar-benar memberi arah, sementara Lia bekerja keras menutupi utang dan luka batin demi anak-anaknya. Kenangan masa kecil mereka manis, tapi tersembunyi kehampaan yang menunggu pecah. Segalanya berubah ketika ledakan kompor mengguncang keluarga; Lia terluka parah, dan beban biaya rumah sakit semakin menekan. Kejadian ini membuka semua keretakan yang selama ini disembunyikan, membuat Dira harus mengambil peran utama dalam perjuangan keluarganya.
sebagai Lia, ibu
sebagai Bumi
sebagai ...
sebagai Dira
sebagai ...
sebagai ...
sebagai Yudi, ayah
sebagai Darin
sebagai Nesya
sebagai Anita
Film ini menyorot kerinduan pada sosok ayah yang hadir secara fisik tapi kosong secara makna, menciptakan luka sunyi yang membentuk karakter Dira. Trauma lintas generasi dan komunikasi yang tersendat digambarkan tanpa penghakiman, lewat visual penuh gestur dan ruang kosong. Akting para pemain terasa jujur, chemistry-nya hidup, membuat konflik keluarga ini sangat membekas.
Belum ada ulasan dari pengguna.