Tidak lama setelah keluarga Thompson pindah ke pedesaan, tiga anak mereka, Joe, Beth, dan Fran, menemukan sebuah pohon ajaib beserta para penghuni uniknya seperti Moonface, Silky, Dame Washalot, dan Saucepan Man. Di puncak pohon itu, mereka dibawa ke berbagai negeri menakjubkan dan penuh keajaiban. Melalui suka duka petualangan tersebut, keluarga Thompson kembali belajar untuk saling terhubung dan menghargai satu sama lain setelah sekian lama.
sebagai ...
sebagai Language Trader
sebagai Mr. Oom Boom Boom
sebagai ...
sebagai The Birthday Elf
sebagai ...
sebagai Birthday Elf #3
sebagai Villager
sebagai ...
sebagai Moonface
sebagai ...
sebagai ...
sebagai Saucepan Man
sebagai ...
sebagai Goblin Jeff
sebagai Beth’s Friend
sebagai Tim
sebagai Dame Washalot
sebagai ...
sebagai Farm Boy
Dunia fantasi yang dibangun begitu memukau dan penuh warna, karakter eksentrik membuat petualangan terasa hidup dan menyenangkan. Sayang, plotnya terasa kurang terarah, konflik terkesan dipaksakan, dan visual cantik jadi penutup lubang cerita. Namun, momen hangat keluarga Thompson tetap terasa menyentuh dan menjadi nilai plus tersendiri.
Modernisasi karakter Joe, Fran, dan Beth yang kecanduan gadget sangat sesuai realitas saat ini. Visualnya mengesankan, terutama efek dunia fantasi dan kostum yang memikat imajinasi. Chemistry Andrew Garfield, Claire Foy, dan pemeran anak-anak tampil solid serta mengalir. Ceritanya hidup, sangat bisa dinikmati penonton, sekaligus memberikan pelajaran berharga tentang keluarga.
The Magic Faraway Tree menawarkan visual indah dan imajinatif yang sulit dilupakan, menghadirkan anak-anak modern ke dunia klasik. Stereotip keluarga terasa klise di awal, tapi efektif membangun emosi. Konflik terlalu ringan dan penyelesaian mudah, namun kehangatan dan pesan keluarga tetap jadi kekuatan utama film ini.
Belum ada ulasan dari pengguna.