The Magic Faraway Tree

The Magic Faraway Tree

Nilai Kritikus
76 /100
3 Kritikus
Nilai Pengguna
6.4 /10
42 Pengguna
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Tidak lama setelah keluarga Thompson pindah ke pedesaan, tiga anak mereka, Joe, Beth, dan Fran, menemukan sebuah pohon ajaib beserta para penghuni uniknya seperti Moonface, Silky, Dame Washalot, dan Saucepan Man. Di puncak pohon itu, mereka dibawa ke berbagai negeri menakjubkan dan penuh keajaiban. Melalui suka duka petualangan tersebut, keluarga Thompson kembali belajar untuk saling terhubung dan menghargai satu sama lain setelah sekian lama.

Sutradara

Ben Gregor

Link Nonton

Loading
The Magic Faraway Tree | Official Trailer | In Cinemas Everywhere 27 March
The Magic Faraway Tree | Official Trailer | In Cinemas Everywhere 27 March

02:31

12 Maret 2026

John Kamau

sebagai Language Trader

Mark Heap

sebagai Mr. Oom Boom Boom

Jos Vantyler

sebagai The Birthday Elf

Luke Millington-Drake

sebagai Birthday Elf #3

Pierre Bergman

sebagai Villager

Nonso Anozie

sebagai Moonface

Tim Plester

sebagai ...

Dustin Demri-Burns

sebagai Saucepan Man

Michael Palin

sebagai ...

Tom Meeten

sebagai Goblin Jeff

Kuhu Agarwal

sebagai Beth’s Friend

Jessica Gunning

sebagai Dame Washalot

James Dowell

sebagai Farm Boy

Dunia fantasi yang dibangun begitu memukau dan penuh warna, karakter eksentrik membuat petualangan terasa hidup dan menyenangkan. Sayang, plotnya terasa kurang terarah, konflik terkesan dipaksakan, dan visual cantik jadi penutup lubang cerita. Namun, momen hangat keluarga Thompson tetap terasa menyentuh dan menjadi nilai plus tersendiri.

Modernisasi karakter Joe, Fran, dan Beth yang kecanduan gadget sangat sesuai realitas saat ini. Visualnya mengesankan, terutama efek dunia fantasi dan kostum yang memikat imajinasi. Chemistry Andrew Garfield, Claire Foy, dan pemeran anak-anak tampil solid serta mengalir. Ceritanya hidup, sangat bisa dinikmati penonton, sekaligus memberikan pelajaran berharga tentang keluarga.

The Magic Faraway Tree menawarkan visual indah dan imajinatif yang sulit dilupakan, menghadirkan anak-anak modern ke dunia klasik. Stereotip keluarga terasa klise di awal, tapi efektif membangun emosi. Konflik terlalu ringan dan penyelesaian mudah, namun kehangatan dan pesan keluarga tetap jadi kekuatan utama film ini.