Pemeran muda tampil meyakinkan dengan nuansa karakter yang kuat, meski dialog kadang kaku akibat keterbatasan produksi indie. Visual, atmosfer, dan efek praktis patut diacungi jempol. Pacing di tengah lambat, twist meta bisa membingungkan, dan satire kadang kelewat absurd. Namun, Setan Alas! tetap jadi angin segar horor Indonesia.