Hubungan suami istri antara Malik (Angga Yunanda) dan Alya (Shenina Cinnamon) mulai renggang setelah Malik kehilangan pekerjaan dan terlilit hutang. Sepulang dari wawancara kerja yang gagal, mobil Malik mogok. Seorang pria asing menolong dan akhirnya menginap di rumah mereka. Keesokan paginya, Malik dan Alya dikejutkan dengan ditemukannya tamu tersebut meninggal dunia dengan jarum suntik di tangan, serta sebuah koper berisi uang miliaran rupiah yang akhirnya membawa perubahan besar dalam hidup mereka.
sebagai Penagih hutang
sebagai Alya
sebagai Polisi
sebagai Karyawan
sebagai Tarigan
sebagai Yari
sebagai Naryo
sebagai Diaz Hartono
sebagai Ibu warung
sebagai Ibu di parkiran
sebagai Dokter
sebagai Pewawancara
sebagai Malik
sebagai Arief
Chemistry Angga dan Shenina terasa nyata, didukung ekspresi Shenina yang berlapis dan akting solid Angga. Pemeran pendukung menghidupkan dunia mereka. Sinematografi realistis, sound design efektif, skor musik minimalis. Konflik dibangun dari pilihan moral, bukan aksi murahan. Twist akhir agak terburu-buru, pacing awal lambat. Dopamin matang, menggugah, dan relevan.
Dopamin unggul melalui narasi yang solid dengan konflik batin yang realistis, didukung atmosfer visual yang mampu membangun ketegangan secara konsisten dari awal hingga akhir.
Belum ada ulasan dari pengguna.