May telah kehilangan segalanya. Kini, ia hidup mandiri di sebuah rumah reyot yang mengapung di atas laut. Dahulu, ia tinggal di daratan bersama keluarganya sebagai orang Dayak, namun akibat pembangunan tambang, tanahnya dirampas dan ia diselamatkan seorang pria tua yang membawanya ke sini. Dalam peristiwa itu, ia kehilangan kedua orang tua dan terputus hubungan dengan sanak keluarganya. Lebih dari sepuluh tahun ia bertahan hidup di laut, tanpa pernah berani menginjakkan kaki di daratan—bahkan menyentuh tanah saja membuatnya pingsan. Meski tanah kini terasa mencekam baginya, kerinduan pada kehidupan lama tak pernah hilang. Ia tak tahu sampai kapan rumah tuanya akan tetap mengapung di laut.
sebagai May
sebagai ...
sebagai ...
sebagai Tuha
sebagai ...
Belum ada ulasan dari kritikus.
Belum ada ulasan dari pengguna.