Pakis (12) berusaha menemukan ayahnya yang hilang saat melaut. Dibesarkan di Suku Bajo, suku pelaut yang hidup di atas lautan, Pakis berharap ayahnya akan kembali. Sebuah cermin pemberian ayahnya menjadi simbol harapan untuk pertemuan kembali. Melalui ritual Bajo yang melibatkan cermin, Pakis mencari refleksi ayahnya yang tak kunjung muncul. Ia percaya bahwa cermin tidak pernah berbohong. Namun, konflik muncul ketika ibunya, Tayung (32), terus mematahkan harapannya dengan meyakinkan bahwa ayahnya tidak akan kembali. Tayung berbohong tentang realitas, menutup wajahnya dengan bedak pupur sebagai bentuk penyangkalan. Di lautan Wakatobi, bersama sahabatnya Lumo (12), Pakis mencari jawaban atas misteri kepergian ayahnya. Kehadiran Tudo (28), seorang peneliti lumba-lumba yang baru saja putus tunangan, menambah dinamika baru. Dalam pencarian mereka, Pakis menemukan cinta pertamanya, sementara Tayung menghadapi cinta yang hilang. Di tengah semua itu, mereka belajar menemukan refleksi diri yang sesungguhnya.
sebagai Tudo
sebagai Teman Pakis
sebagai Teman Pakis
sebagai Kutta
sebagai Ibu Lumo
sebagai Pakis
sebagai Lumo
sebagai Sandro
sebagai Kepala Desa
sebagai Ayah Lumo
sebagai Tukang perahu
sebagai Kakek
sebagai Guru
sebagai Teman Pakis
sebagai Tayung
Belum ada ulasan dari kritikus.
Belum ada ulasan dari pengguna.