Rayya adalah seorang artis terkenal dan berbakat yang terus meraih penghargaan dan sukses. Namun, di balik gemerlap kehidupannya yang penuh harta, ia merasa hampa dan tidak bahagia. Kegelisahan ini semakin mendalam setelah hubungan cintanya berakhir tragis, ditinggalkan oleh pacar yang sudah menikah. Dalam proses penulisan buku biografinya, Rayya merencanakan perjalanan pemotretan ke beberapa kota, dengan niat untuk mengakhiri segalanya. Ia ingin menghapus semua kenangan dan harapan, bahkan di depan kamera.
Dengan permintaan untuk hanya didampingi seorang fotografer, Rayya memecat Kemal, fotografer yang awalnya disewa, karena kebohongannya. Ia menggantinya dengan Arya, fotografer yang lebih tradisional dan menggunakan film seluloid. Bagi Arya, memotret adalah tentang tanggung jawab dan keaslian, berbeda dengan kemudahan digital. Perjalanan yang dimaksud pun berubah menjadi sebuah eksplorasi yang mendalam, di mana mereka berdua menemukan lebih dari sekadar foto, melainkan makna kehidupan dan kematian.
sebagai Dea
sebagai Penjual batik
sebagai Gyorgi
Yohanes Rusyanto Landung Laksono Simatuandung Simatupang
sebagai Sesepuh desa
sebagai Bram
sebagai Sapto
sebagai Hariman
sebagai Penjual ikan
sebagai Dewanto
sebagai Halim Sugondo
sebagai Rayya
sebagai Lelaki pidato
sebagai Pengantin wanita
sebagai Bude Arya
sebagai Arya
sebagai Fanny
sebagai Ranon
sebagai Dalijo
sebagai Gatot
sebagai Hendrik
Belum ada ulasan dari kritikus.
Belum ada ulasan dari pengguna.