Gending Sriwijaya

Gending Sriwijaya

Nilai Kritikus
––
Nilai Pengguna
––
Rating Kamu
Beri Nilai

Ikhtisar

Nusantara abad 16, tiga abad setelah keruntuhan Sriwijaya, muncul kerajaan-kerajaan kecil yang saling berebut kekuasaan. Kedatuan Bukit Jerai dipimpin oleh Dapunta Hyang Mahawangsa dan permaisurinya, Ratu Kalimanyang, memiliki dua putera: Awang Kencana dan Purnama Kelana. Dapunta, yang sudah tua, memilih Purnama sebagai pengganti karena kemampuannya yang cerdas dan visioner, berbeda dengan Awang yang hanya mengandalkan kekuatan militer. Merasa terancam, Awang menjebak Purnama dengan menuduhnya membunuh Dapunta. Purnama ditangkap, namun berhasil melarikan diri dengan bantuan sahabat-sahabatnya. Terdesak, Purnama jatuh ke sungai dan dianggap tewas. Ia diselamatkan oleh Malini, putri Ki Goblek, mantan Tumenggung yang kini menjadi pemimpin perampok. Setelah kematian Dapunta, Awang dinobatkan sebagai raja dan berusaha membasmi kelompok perampok. Namun, Purnama, Malini, dan delapan perempuan penenun songket bersiap untuk membalas dan merebut kembali tahta Kedatuan Bukit Jerai.

Sutradara

Hanung Bramantyo

Link Nonton

Loading
Trailer Gending Sriwijaya
Trailer Gending Sriwijaya

02:22

11 Mei 2025

Aji Santosa

sebagai Byan

Anwar Fuady

sebagai ...

Erly Ashy

sebagai ...

Goetheng Iku Ahkin

sebagai Bayan Kabul

Qausar Harta Yudana

sebagai Taruh Hitam

Otiq Pakis

sebagai Tabib

Slamet Rahardjo Djarot

sebagai Dapunta Hyang Mahawangsa

Hafsary Thanial Dinoto

sebagai Endang Wangi

Oim Ibrahim

sebagai Pati Duta

Jajang Pamontjak

sebagai Ratu Kalimanyang

Mathias Muchus

sebagai Ki Goblek

Yuli Rachmawati

sebagai Malini

Sahrul Gunawan

sebagai Purnama Kelana

Agus Kuncoro Adi

sebagai Awang Kencana

Teuku Rifnu Wikana

sebagai Srudija

Rekomendasi

Terakhir Dilihat