Ghost in the Cell menjadi penyegar genre horor Tanah Air lewat eco-horor yang menyentil bobroknya sistem politik Indonesia. Dipenuhi simbol khas Joko Anwar dan akting solid cast maskulinnya, plotnya memang tak sempurna. Namun, film ini kuat menyuarakan perlawanan kaum tertindas yang terjebak di tengah bobroknya pemerintahan.